Motivasi Sederhana Prof Hariyadi Menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Fisika

Prof Hariyadi adalah Dosen Tetap Yayasan UAD di Prodi Fiska yang telah memiliki banyak pengalaman riset bidang fisika di berbagai negara seperti di USA, Finlandia, Jerman, Spanyol, dan lain-lain. Prof Hariyadi menyelesaikan S3 di The University of Essex, Colchester, Inggris untuk bidang Fisika Material dan terus berkarya di bidang tersebut.

Pada awal Mei 2014 kemarin, bertempat di Ruang Sidang Kampus 1 UAD, Koordinator Kopertis Wilayah V, Dr.Ir. Bambang Supriyadi, CES.DEA., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang pengangkatan Prof Drs. Hariyadi menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Fisika kepada Rektor UAD, Dr Kasiyarno M.Hum. Kemudian Rektor UAD menyerahkan SK tersebut kepada Prof Hariyadi. Acara serah terima SK tersebut dihadiri oleh Koordinator Kopertis V beserta staffnya, Rektor UAD,  para Wakil Rektor, Dekan dan Wadek, Kepala Biro dan Lembaga serta para Kaprodi FMIPA. Dengan SK tersebut, Prof Hariyadi resmi memperoleh jabatan Guru Besar Bidang Ilmu Fisika dan merupakan profesor termuda di UAD dengan usia 48 tahun.

Bagi Prof Hariyadi, mendapat jabatan akademik tertinggi / Profesor tentu bukan berarti sukses besar namun Pengakuan Pemerintah akan apa yang ia lakukan dan capai dalam koridor akademik ini yang mungkin menarik. Lebih lanjut Prof Hariyadi mengungkapkan saat diwawancai via email, “Dengan gelar ini, tentu seorang profesor perlu memberikan sumbangan lebih dengan kualitas keilmuannya untuk masyarakat dan bangsa Indonesia. Motivasi sederhana saya adalah bagaimana ilmu yang diberikan oleh Allah SWT ini mampu mengangkat martabat berbagai dimensi kehidupan kita, umat dan bangsa Indonesia” .

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *