KAMPUNG SAINS: KAMPUNG KUNO FUTURISTIK BINAAN FMIPA UAD

Sabtu, 6 Mei 2017 lalu Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk membangun projek Kampung Sains. Di waktu yang sama, Karangkajeng dipilih sebagai tempat pelaksanaan Kampung Sains yang turut diresmikan oleh Deputi Menteri Bidang Pendidikan Non Formal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kampung Sains berlokasi di Karangkajeng MG 3/886, RT 43, RW 11, Wirosaban, Yogyakarta.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UAD membangun Kampung Sains sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat di kampung Karangkajeng. Sarana ini difasilitasi penuh oleh pihak FMIPA, berupa kit robotik, kit roket air,  dan aneka kit sains. Metode pembelajaran yang diterapkan di kampung sains adalah fun learning.

Salah satu target Kampung Sains dalam lima tahun ke depan, selain dikunjungi penikmat sains dari luar kota, adalah memiliki teras sains di setiap rumah yang ada di kampung Karangkajeng. Oleh karena itu, untuk membangkitkan semangat dan minat warga, FMIPA UAD bersama pengelola Kampung Sains menggelar lomba roket sains dan hand on science 17 Agustus 2017 mendatang. Lomba ini diperuntukkan bagi siswa sekolah dasar.

Selain menyelenggarakan lomba berbasis sains yang menarik, ada dua kegiatan yang turut diselenggarakan secara rutin, yaitu Bunda Sains dan Roket Air. Bunda Sains dan roket air adalah kegiatan bimbingan belajar yang dibina langsung oleh FMIPA UAD. Peserta yang mengikuti Bunda Sains diharapkan bisa menjadi lebih kritis terhadap lingkungan sekitar. Salah satu keunggulan dari Kampung Sains adalah kehadiran Taman Bacaan Masyarakat (TBM)  Asa yang turut memfasilitasi buku-buku bacaan yang bernuansa sains. TBM Asa ini  memiliki 1.700 pembaca dan perputaran 500 judul buku per pekan. Sebagai organisasi non provit, semua kegiatan pinjam dan baca buku di TBM Asa benar-benar gratis.

Kampung Sains binaan FMIPA UAD ini tidak hanya berperan sebagai penyedia fasilitas pembelajaran, tapi juga merupakan kampung sains pertama di Indonesia. Bila target-target Kampung Sains selama lima tahun ke depan dapat tercapai dengan maksimal, maka FMIPA UAD optimis bisa menghasilkan blue print Kampung Sains sebagai paduan bagi mereka yang ingin  membangun Kampung Sains di kota atau daerah lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *